JAKARTA - Sekilas, chia seed dan biji selasih memang terlihat mirip. Sama-sama kecil dan berwarna gelap, wajar kalau banyak orang yang menduga dua biji-bijian ini adalah jenis yang sama.
Padahal, chia seed dan selasih itu asalnya dari tanaman yang beda, lho. Biar kamu nggak bingung lagi, yuk simak 5 perbedaan utamanya.
Chia seed asalnya dari tanaman Salvia hispanica, yang masih satu keluarga sama mint. Tanaman ini asalnya dari Amerika Tengah dan punya bunga kecil warna putih atau ungu. Sedangkan selasih, berasal dari tanaman Ocimum basilicum (basil) yang gampang banget ditemuin di wilayah Asia dan Afrika. Ciri khas tanamannya punya bunga berwarna putih.
Nah, dari segi nutrisi, keduanya sama-sama punya antioksidan. Tapi, chia seed lebih unggul karena punya kandungan asam lemak omega-3 dan protein yang lebih tinggi. Di sisi lain, biji selasih lebih menang di kandungan serat, kalsium, zat besi, dan magnesiumnya.
Karena nutrisi andalannya beda, manfaatnya juga sedikit beda. Berkat omega-3 dan proteinnya yang tinggi, chia seed bagus banget buat bantu menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan mata, sampai mencegah penyakit jantung dan stroke. Selasih punya serat dan kalsiumnya yang melimpah, sehingga biji ini ampuh buat menjaga kesehatan tulang, bikin merasa kenyang lebih lama, dan membantu program diet untuk nurunin berat badan.