Dalam Blue Impact, salah satu agenda utama yang dilakukan adalah konservasi terumbu karang. Langkah ini dinilai penting karena terumbu karang merupakan aset utama wisata bahari yang berperan menjaga keanekaragaman hayati laut sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Ekosistem laut yang sehat juga berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi dan mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan maupun pariwisata.
Kolaborasi ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan sejalan dengan upaya pengembangan desa wisata yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Melalui pelestarian ekosistem laut, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup warga, Pantai Minang Rua diharapkan dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata pesisir yang tidak hanya indah, tetapi juga lestari dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)