Menurut Dr. JoAnn Manson, profesor kedokteran di Harvard Medical School yang meneliti suplemen makanan, bukti mengenai manfaat bawang putih terhadap tekanan darah dan kolesterol LDL tergolong cukup kuat.
Selain itu, penelitian lain pada kelompok orang dewasa dengan risiko penyakit jantung menunjukkan bahwa suplemen bawang putih berpotensi memperlambat proses pengerasan dinding arteri. Kondisi ini penting karena pengerasan arteri dapat menghambat aliran darah dan meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke.
Meski hasil penelitian cukup menjanjikan, para ahli mengingatkan bahwa studi mengenai suplemen bawang putih masih memiliki sejumlah keterbatasan.
Menurut Dr. Hensrud, penelitian terkait suplemen makanan memang tidak mudah dilakukan karena setiap produk memiliki komposisi yang berbeda. Selain itu, sulit memastikan apakah manfaat yang diperoleh peserta benar-benar berasal dari bawang putih atau dipengaruhi faktor lain seperti pola makan, gaya hidup, dan kondisi genetik.
Hal senada disampaikan Dr. Linda Van Horn, profesor emeritus kedokteran pencegahan di Feinberg School of Medicine, Northwestern University. Ia menjelaskan bahwa hasil penelitian dapat berbeda-beda tergantung jenis bawang putih yang digunakan, dosis yang diberikan, hingga durasi penelitian.