Resep Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Senin 01 Juni 2026 09:17 WIB
Resep Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Menikmati sate saat Idul Adha memang menjadi tradisi yang sulit dilewatkan. Namun, cara mengolah daging yang kurang tepat, terutama hingga gosong saat dibakar, dapat meningkatkan risiko terbentuknya senyawa yang berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin membagikan tips membuat sate yang lebih sehat dan minim risiko kanker.

Melalui konten Budi Gemar Sharing (BGS) di Instagram, Budi menjelaskan bahwa bagian sate yang gosong atau berwarna hitam mengandung senyawa karsinogenik yang perlu diwaspadai.

“Kalau kita makan sate, pasti ada yang hitam-hitam kayak gini. Ini namanya karsinogen, penyebab kanker,” kata Budi.

Menurutnya, proses pembakaran daging pada suhu tinggi hingga hangus dapat menghasilkan senyawa berbahaya. Senyawa tersebut memiliki karakteristik yang mirip dengan zat karsinogen yang terdapat dalam asap rokok.

“Perhatikan baik-baik saat membakar sate. Sate yang item-item gosong itu, secara kimia, ternyata mirip dengan kandungan karsinogen yang ada di asap rokok,” tulis Budi.

Risiko munculnya senyawa karsinogenik juga meningkat ketika bagian lemak ikut terbakar hingga gosong. Untuk itu, Budi membagikan beberapa cara mengolah sate yang lebih sehat.

Resep Sate Sehat

1. Marinasi Daging Sebelum Dibakar

Budi menyarankan agar daging terlebih dahulu dimarinasi menggunakan rempah-rempah, seperti kunyit dan serai, sebelum dibakar.

“Tips pertama: dikasih bumbu kuning dulu, bisa kunyit atau serai. Itu mengurangi karsinogen sampai 90 persen,” ujarnya.

2. Rebus Daging Terlebih Dahulu

Tips berikutnya adalah memasak daging sebentar sebelum dibakar atau teknik pre-cook. Cara ini dapat mempersingkat waktu pembakaran sehingga mengurangi risiko daging menjadi gosong.

“Tips nomor dua: direbus dulu sebentar. Sesudah itu baru dipanggang bikin sate,” katanya.

3. Hindari Membakar Lemak

Budi juga mengingatkan agar tidak terlalu banyak membakar bagian lemak karena lebih mudah hangus dibandingkan daging.

“Tips nomor tiga: kalau yang putih-putih ini namanya lemak. Jangan bakar lemak ya, karena lemak ini cepat gosong dan jadi karsinogen,” ungkapnya.

Selain memperhatikan cara memasak, Budi mengimbau masyarakat untuk tetap mengontrol porsi makan selama perayaan Idul Adha. Menurutnya, hidangan berbahan daging kurban tetap aman dinikmati selama diolah dengan baik dan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya