JAKARTA - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menegaskan akan memberikan tindakan kepada pengunjung yang melanggar batas keamanan kandang satwa. Sikap tegas tersebut disampaikan menyusul viralnya video seorang anak yang terlihat berada di area pembatas kandang gajah dan nyaris membahayakan keselamatannya.
Humas TMR, Bambang Wahyudi, mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam apabila menemukan pengunjung yang sengaja melanggar aturan dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Nah, itu pun kalau ketahuan, pasti kami panggil dan akan kami lakukan proses," kata Bambang Wahyudi saat dikonfirmasi iNews Media Group (IMG) melalui sambungan telepon, Senin (1/6/2026).
Bambang menegaskan pihaknya telah menyediakan berbagai langkah antisipasi, termasuk sistem pengamanan serta penyampaian imbauan kepada pengunjung secara rutin setiap hari.
"Kalau untuk antisipasi, setiap kali Ragunan dibuka selalu ada imbauan agar pengunjung tidak melintasi batas kandang," jelasnya.
Namun, ia menekankan bahwa tanggung jawab keselamatan tetap berada pada masing-masing individu apabila memilih mengabaikan instruksi petugas.
"Kalau memang ada yang melanggar, berarti itu siap mengambil risiko," ujarnya.
Menyikapi kejadian yang baru-baru ini viral, Bambang memastikan pengawasan di lapangan akan lebih diperketat. Ia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi, terutama di area kandang satwa yang berpotensi membahayakan pengunjung.
"Kemarin kami instruksikan untuk lebih intens lagi, meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung," pungkas Bambang.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)