Chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas yang kemudian dilepaskan dari kulit. Teksturnya lebih ringan, mudah meresap, dan tidak meninggalkan white cast, sehingga cocok untuk kulit berminyak atau kombinasi.
Namun, beberapa kandungan di dalamnya bisa kurang cocok untuk kulit sensitif. Dengan begitu, perlu waktu beberapa menit untuk bekerja optimal setelah diaplikasikan.
Jenis ini merupakan kombinasi physical dan chemical sunscreen. Cara kerjanya menggabungkan perlindungan fisik dan kimia sehingga memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh.
Teksturnya tetap ringan dan nyaman digunakan di berbagai jenis kulit, mulai dari kering, berminyak, hingga sensitif. Kekurangannya, hybrid sunscreen biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.
Dengan memahami perbedaan ketiga jenis sunscreen tersebut, setiap orang dapat memilih produk yang paling sesuai dengan kondisi kulit dan kebutuhan aktivitas sehari-hari.
(Djanti Virantika)