JAKARTA - Masalah anak sulit fokus, terlambat bicara, hingga mudah sakit sering kali langsung dikaitkan dengan penggunaan gadget. Padahal, ada faktor lain yang tak kalah penting dan justru sering terabaikan oleh orang tua, yaitu asupan gizi.
Menurut President of Indonesian Nutrition Association, dr. Luciana B. Sutanto, kekurangan zat besi pada anak bisa berdampak langsung pada penurunan fungsi kognitif. Hal ini yang sering disalahartikan sebagai dampak dari gadget.
dr. Luciana menjelaskan, defisiensi zat besi dapat membuat anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik dan kemampuan bicara, serta kesulitan dalam memahami instruksi.
“Orang tua sering bilang anaknya terlambat ngomong atau lambat merespons. Itu tidak selalu karena gadget, bisa jadi karena kekurangan zat besi,” jelasnya saat acara Studi IHDC Ungkap Stunting di Jakarta Pusat.
Ia menambahkan, anak yang tampak sulit fokus atau kurang responsif dalam kesehariannya sering kali dikaitkan dengan paparan layar gadget. Namun, kondisi tersebut bisa diperparah jika kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi.