Ramadhan Akan Usai, Hindari 4 Hal Ini Agar Berat Badan Tetap Terjaga  

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Selasa 17 Maret 2026 09:19 WIB
Ramadhan Akan Usai, Hindari 4 Makanan Ini. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Dalam hitungan jadi, Ramadhan akan usai. Agar lebih maksimal pola makan harus dijaga dengan menghindari 5 makanan ini. 

Ramadhan memang identik dengan waktu makan yang berubah, yaitu sahur di pagi hari, berbuka saat adzan Maghrib, lalu kegiatan malam hari yang padat apalagi sudah dalam fase 10 malam terakhir. Perubahan ini membuat orang beristirahat dari makan dan minum, namun di bulan puasa justru banyak yang mengalami kenaikan berat badan.

Dikutip dari laman Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Selasa (17/3/2026), ada beberapa faktor yang sering kali menjadi penyebab fenomena ini. 

1. Pola Makan yang Tidak Seimbang saat Berbuka

Saat berbuka, tubuh lapar setelah seharian puasa dan secara alami ingin segera mengisi energi. Jika langsung menyantap makanan tinggi lemak, tinggi gula, atau porsi besar, tubuh akan mengalami lonjakan gula darah, lebih mudah menyimpan kalori sebagai lemak tubuh, dan menghasilkan lebih banyak insulin yang memicu penimbunan lemak.

Untuk itu, disarankan buka puasa dengan kurma dan air putih dulu, lalu beri jeda 10–15 menit sebelum makan makanan berat. Ini membantu tubuh beradaptasi dan mengurangi kemungkinan makan berlebihan.

2. Minuman Manis & Takjil yang Tinggi Kalori

Kolak, es buah, minuman bersoda, dan makanan tinggi gula lainnya memang nikmat, tetapi kalori dan gula yang terkandung sering kali lebih tinggi dari yang dibayangkan. Minuman manis menambah energi tanpa memberikan rasa kenyang yang bertahan lama, sehingga membuat tetap merasa lapar setelahnya.

Untuk itu, pilihlah minuman yang lebih sehat saat berbuka misalnya air putih, infused water, atau teh tanpa gula. Kalau ingin manis, batasi porsinya dan kombinasikan dengan makanan tinggi serat.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya