1. Filosofi
Melambangkan harapan untuk mencapai kemakmuran, kesuksesan, dan kebahagiaan yang terus-menerus.
2. Penggunaan
Umumnya dikenakan oleh mempelai pengantin Jawa, sering disebut juga sebagai kain sawitan atau sepasang.
3. Motif Khas
Seringkali bermotif kupu-kupu (simbol kebahagiaan/kesempurnaan), meru (gunung/keagungan), atau garuda (kekuasaan).
4. Asal-usul
Dikembangkan di lingkungan keraton Surakarta dan Yogyakarta sebagai salah satu batik pedalaman, yang sudah ada sejak abad ke-
5. Warna
Umumnya menggunakan warna sogan atau cokelat tradisional, yang melambangkan semangat dan kebaikan.
(Rani Hardjanti)