JAKARTA - Makan sebelum tidur sering menjadi kebiasaan banyak orang, terutama saat lapar di malam hari. Apalagi ketika bulan Ramadhan, orang tidak bisa makan saat siang hari dan cenderung "melampiaskan" keinginan untuk makan di malam hari.
Namun, beberapa jenis makanan justru bisa mengganggu kualitas tidur jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur. Beberapa makanan dapat memicu gangguan pencernaan, refluks asam, hingga membuat tubuh sulit tidur.
Tomat
Tomat memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga bisa memicu rasa tidak nyaman pada kerongkongan, terutama bagi orang yang memiliki masalah refluks asam. Ketika tubuh berbaring setelah mengonsumsi makanan asam, rasa perih atau tidak nyaman bisa muncul dan mengganggu tidur.
Cheeseburger
Makanan tinggi lemak seperti cheeseburger membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kandungan lemak jenuh yang tinggi dapat memperlambat proses pengosongan lambung sehingga tubuh masih fokus mencerna makanan saat seharusnya beristirahat.
Donat
Donat merupakan makanan yang digoreng dan tinggi gula. Kombinasi tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan serta memicu lonjakan gula darah sebelum tidur.
Cokelat
Cokelat, terutama cokelat hitam, mengandung kafein yang dapat membuat tubuh tetap terjaga. Mengonsumsi makanan berkafein sebelum tidur berpotensi mengganggu kualitas tidur.
Makanan Pedas
Makanan pedas dapat memicu gangguan pencernaan serta memperparah refluks asam pada sebagian orang. Kondisi ini bisa membuat tidur menjadi tidak nyaman.
Pizza
Pizza mengandung kombinasi saus tomat yang asam, keju tinggi lemak, serta karbohidrat olahan. Kombinasi tersebut dapat membuat perut terasa berat dan memicu gangguan pencernaan saat tidur.
Keripik
Keripik termasuk makanan tinggi lemak yang dapat memperlambat proses tidur. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan makanan tinggi lemak dengan mimpi buruk dan gangguan tidur di malam hari.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)