Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Risiko Makan Malam Dekat Jam Tidur, Bikin Asam Lambung Naik!

Chindy Aprilia , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2023 |11:36 WIB
   Risiko Makan Malam Dekat Jam Tidur, Bikin Asam Lambung Naik!
Makan dekat jam tidur. (Foto: Freepik)
A
A
A

KEBIASAAN makan malam yang dilakukan tiap orang ternyata memiliki perbedaan waktu masing-masing. Ada yang sudah memiliki jam khusus untuk melakukan makan malam, dan ada juga yang hanya makan ketika waktu lapar datang.

Akibatnya tidak sedikit dari masyarakat yang terkadang memilih untuk makan mendekati jam tidur. Padahal, kebiasaan ini ternyata tidak baik untuk kesehatan, lho!

 makan

Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator, Rizal Do menjelaskan, pencernaan membutuhkan waktu beberapa jam untuk dapat memindahkan makanan dari lambung ke usus, apabila seseorang memutuskan untuk langsung tidur, maka proses ini akan menjadi lebih sulit.

BACA JUGA:

Idap Gula Darah Tinggi, Ini 5 Minuman Rebusan Untuk Menurunkannya! 

“Akhirnya, bisa bikin sulit tidur atau bisa-bisa malah kebangun tengah malam,” kata Rizal DO, dikutip dalam akun X miliknya @afrkml.

Kebiasaan seperti ini menurutnya juga hanya akan membuat asam lambung naik ke kerongkongan atau refluks. Sehingga lama kelamaan muncul sensasi panas atau perih pada dada, yang dinamakan heartburn.

Untuk itu, apabila tidur perut masih dalam keadaan penuh, masalah tersebut lebih mudah terjadi. Bahkan beberapa penelitian juga mengatakan makan malam itu jika dibandingkan makan siang tidak membuat kenyang perut.

 BACA JUGA:

“Hasilnya? Kamu bisa makan lebih banyak. Lama-lama bisa bikin berat badan naik,” ucap Rizal Do.

Penelitian lainnya juga membuktikan adanya hubungan antara waktu makan malam dengan peningkatan berat badan. Tidak sampai di situ, jika seseorang mengalami peningkatan jumlah makan berlebih, tidak menutup kemungkinan kalau Anda juga dapat mengalami metabolic syndrome lebih tinggi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement