PENYAKIT menular seksual (PMS) dianggap bisa dengan mudah menular. Bahkan, ada pandangan yang menyebut PMS bisa menular di toilet umum, berenang di kolam yang sama, atau karena tidak sengaja menggunakan handuk milik orang lain.
Apakah anggapan tersebut benar atau sekadar mitos semata? Hal ini tentunya menarik untuk diulas lebih mendalam.

Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone menegaskan bahwa pandangan itu mitos semata. Dia menjelaskan bahwa bakteri dan virus penyebab sebagian besar penyakit menular seksual membutuhkan kondisi lingkungan tertentu untuk bisa bertahan hidup dan menularkan infeksi.
Di luar tubuh manusia, mikroorganisme tersebut biasanya tidak dapat hidup lama. Alhasil, risiko penularan melalui benda mati atau fasilitas umum menjadi sangat rendah.
“Mitos (seseorang bisa tertular penyakit kelamin menular hanya karena menggunakan toilet umum duduk, berenang di kolam yang sama, atau salah pakai handuk orang lain),” ucap dr. Dema.
"Jarang banget, mungkin hanya 0,000 sekian persen, karena bakteri itu harus hidup di lingkungan yang sesuai untuk dia hidup. Begitu juga virus. Kalau tidak sesuai, dia tidak bisa bertahan. Jadi jarang banget," jelas dr. Dema.