Nama Adit, teman yang mengajak ke masjid, ikut menjadi sorotan. Bahkan ada warganet yang bercanda menyebut Adit sebagai “penjaga pintu surga”. Sang ayah membalas komentar tersebut dengan tawa.
Di kolom komentar, tak sedikit pula warganet yang membagikan pengalaman serupa. Ada yang bercerita anaknya ikut berpuasa, meminta dibelikan baju koko dan peci, hingga ingin berbuka puasa bersama di masjid meski berbeda agama.
Fenomena seperti ini kerap muncul saat Ramadan, di mana suasana kebersamaan dan tradisi berbagi turut dirasakan lintas agama. Bagi banyak orang, momen tersebut justru menjadi gambaran harmoninya kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
Kisah bocah kecil yang polos ingin ikut tarawih ini pun dinilai warganet sebagai potret toleransi dan persahabatan yang tumbuh secara alami sejak dini.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)