Ibu hamil dapat berpuasa jika:
- Kondisi kehamilan sehat dan tidak berisiko tinggi
- Tidak mengalami mual muntah berat (hiperemesis)
- Tidak memiliki anemia berat
- Tekanan darah stabil
- Janin berkembang dengan baik
- Sudah berkonsultasi dan mendapat izin dari dokter kandungan
Biasanya, ibu hamil trimester kedua relatif lebih kuat dibandingkan trimester pertama (sering mual) atau trimester ketiga (beban fisik lebih berat). Namun, setiap kondisi kehamilan berbeda.
Kapan Sebaiknya Tidak Berpuasa?
Puasa sebaiknya ditunda jika ibu hamil mengalami:
- Lemas berlebihan atau pusing hebat
- Dehidrasi (jarang buang air kecil, urine pekat)
- Kontraksi dini
- Riwayat diabetes gestasional
- Gangguan pertumbuhan janin
- Jika muncul tanda bahaya seperti perdarahan, nyeri hebat, atau penurunan gerak janin, segera hentikan puasa dan periksa ke dokter.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)