Mereka kemudian menularkannya melalui kontak langsung atau tidak langsung, misalnya lewat makanan atau permukaan yang terkontaminasi. Distribusi kelelawar buah yang luas di Thailand meningkatkan peluang virus Nipah masuk ke rantai penularan apalagi jika tindakan pencegahan tidak diterapkan secara efektif di masyarakat luas.
Virus Nipah dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Gejalanya seperti demam tinggi dan ensefalitis (peradangan pada otak) yang segera memerlukan perawatan medis.
Bagi kelompok usia tertentu dan mereka yang memiliki sistem imun lemah bisa berisiko lebih tinggi terhadap komplikasi penyakit ini. Untuk itu masyarakat dan otoritas kesehatan diminta meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap risiko zoonotik, karena meskipun kasus Nipah di Thailand belum dilaporkan, potensi ancaman tetap ada jika manusia dan hewan pembawa virus berada dalam interaksi dekat.
(Rani Hardjanti)