2. Kurang power: Alasan kedua di balik masalah kemarahan pada anak-anak adalah 'kurangnya kekuatan', alias lack of power. Artinya anak merasa tidak memiliki suara atau wewenang atas apa yang diri mereka inginkan. Ini bisa sangat menyusahkan bagi anak-anak karena mereka, disebutkan lebih lanjut sebetulnya punya banyak hal untuk diungkapkan, namun terkadang tidak punya kata-kata untuk mengomunikasikannya.
(Foto: Freepik)
Maka mereka mengungkapkannya dalam bentuk kemarahan dan amukan. Orang tua sering berpikir bahwa anak-anak, dengan menjadi marah, maka anak sama dengan mencoba memerintah dan ketakutan karena frustrasi. Tapi dari kacamata ahli, pandangan ini keliru ya ayah dan bunda!
BACA JUGA:3 Manfaat Utama Rajin Berjemur Sinar Matahari
BACA JUGA:6 Manfaat Body Reflexology, Ampuh Kurangi Pegal di Tubuh
(Rizky Pradita Ananda)