Biji
Seperti biji-bijian utuh, biji-bijian kaya serat dapat mengikat kolesterol jahat dan mengusirnya dari tubuh. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan Harvard University menunjukkan bahwa biji chia dan biji rami, dapat menurunkan kolesterol LDL dan bahkan membantu mengusir lemak dari tubuh.
Coklat hitam
Menurut the Flaviola Health Study, peserta yang menyesap minuman kakao dua kali sehari selama sebulan dapat menurunkan LDL dan meningkatkan HDL. Hal ini lantaran kandungan flavonoid, senyawa dengan efek antioksidan yang tinggi. Selain itu, cokelat hitam 70 persen atau lebih tinggi mengandung lebih banyak antioksidan dan lebih sedikit gula daripada yang lebih seperti susu.
Stroberi
Sebuah studi The Journal of Nutritional Biochemistry 2014 menunjukkan bahwa konsumsi buah secara teratur dikaitkan dengan kolesterol yang lebih rendah. Berkat tingginya tingkat polifenol pada stroberi, senyawa yang ditemukan pada tanaman yang mencegah kolesterol LDL meradang atau menyumbat arteri.
Kubis Brussel
kubis Brussel merupakan sumber serat larut dan asam lemak omega-3, yang keduanya dikenal dapat menurunkan kolesterol. Sayuran silangan ini juga telah terbukti mengurangi kemungkinan penyakit pembuluh darah lainnya, yang berarti dapat melakukan tugas ganda dalam melindungi arteri.
Minyak safflower
Menurut Klinik Cleveland, minyak safflower kaya akan fitosterol, senyawa tanaman penghambat kolesterol yang dapat menurunkan kolesterol LDL sebanyak 14 persen. Kenyataannya, konsumsi minyak safflower secara teratur dikaitkan dengan penurunan kolesterol total dan kolesterol LDL dibandingkan dengan minyak zaitun, yang membuatnya menjadi minyak goreng yang baik.