Foie Gras Dilarang di New York, Ini 5 Makanan Lain yang Jadi Kontroversi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 01 November 2019 16:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Monsieurchatte)
Share :

Permen karet

 

Pada 2004, pemerintah Singapura melarang para produsen permen karet untuk menjual produk mereka di Negeri Singa tersebut. Pemicunya adalah berbagai insiden jahil seperti penyumbatan lubang kunci, kemacetan tombol lift, hingga menonaktifkan sensor pintu kereta bawah tanah. Larangan tersebut kemudian direvisi, namun harus diikuti oleh surat izin dokter.

Haggis

 

Haggis merupakan kuliner khas Skotlandia yang paling terkenal setelah wiski. Hidangan ini terbuat dari jantung, hati, dan paru-paru domba, lalu dicampur dengan oatmeal, lemak dan bumbu-bumbu rempah-rempah.

Setelah itu, bahan-bahan tersebut akan dimasukkan ke dalam perut domba yang diolah. Kedengarannya memang cukup mengerikan, tetapi sebenarnya rasa yang tercipta memang lezat. Haggis dilarang di Amerika Serikat karena negara adi daya itu melarang penduduknya mengonsumsi paru-paru domba.

Jelly cup

 

Hampir di seluruh negara di Benua Eropa melarang peredaran Jelly cup. Alasannya karena mengandung konjak, getah konjak atau glukomanan konjak. Zat tersebut dinilai dapat memberikan rasa adiktif bagi para penikmatnya. Namun, penyebab utama makanan ini dilarang adalah karena risiko tersedak yang cukup tinggi. Pasalnya, banyak orang yang mengonsumsi makanan ini dalam satu kali suap saja.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya