Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peternak Spanyol Produksi Foie Gras yang Lebih Manusiawi

Dinno Baskoro , Jurnalis-Kamis, 04 Agustus 2016 |19:26 WIB
Peternak Spanyol Produksi <i>Foie Gras</i> yang Lebih Manusiawi
Foie gras (Foto: Thedailymail)
A
A
A

FOIE gras selalu menuai kontroversi. Prosesnya sering kali dianggap kejam dan tidak manusiawi.

Bagaimana tidak? Foie gras yang berupa hati angsa penuh lemak nan lezat ini, dibuat dengan cara cukup ekstrem. Hewan angsa hidup dipaksa makan dengan tabung dan dipompa sampai perutnya penuh dan dilakukan berulang-ulang.

Proses kejam ini disebut dengan gavage. Dengan cara tersebut, maka hati angsa akan dipenuhi lemak dan ini membuat foie gras punya cita rasa tinggi.

Namun, sebuah peternakan di Spanyol menemukan cara menciptakan foie gras tanpa proses menyiksa hewan. Mereka memanfaatkan angsa liar yang bermigrasi ke Spanyol setahun sekali, kemudian dipancing dan diberi pakan bergizi seperti biji-bijian, buah ara, dan zaitun. Dengan metode ini, proses penggemukan angsa jauh lebih alami. Meski foie gras yang dihasilkan tidak segemuk dari peternakan pada umumnya, namun cara ini dinilai lebih manusiawi.

Eduardo Sousa dan Diego Labourdette, mereka yang mengagas metode ini. Peternakan tersebut menyembelih angsa-angsa liar itu satu tahun sekali dan biasanya panen pada Oktober.

“Kami membuat angsa pingsan dengan senter pada malam hari. Mereka terhipnotis dan kami menyembelihnya pada malam hari. Ini cara kuno dan angsa-angsa itu tidak lagi menderita,” ungkap Sousa kepada NPR, seperti dikutip Thedailymeal, Kamis (4/8/2016).

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement