SETIAP orang pasti pernah mengalami rasa galau ketika mereka berurusan dengan percintaan. Kegalauan tersebut bisa terjadi karena putus cinta atau ketidakpastian yang berasal dari asumsi-asumsi sendiri.
Saat galau, baik karena putus cinta atau bingung memikirkan masa depan, orang-orang melampiaskan dengan berbagai cara. Tapi, ada beberapa zodiak yang dikenal mudah galau loh!
Okezone pun merangkum dari berbagai sumber lima zodiak yang paling sering galau karena masalah percintaan. Berikut ulasannya.
1. Capricorn
Zodiak yang satu ini memiliki cara tersendiri untuk mencintai seseorang. Mereka adalah orang yang sangat menghargai nilai dari sebuah cinta. Jika mereka sudah menetapkan hati pada seseorang, mereka akan menyerahkan seluruh jiwa raganya kepada sang kekasih.
Capricorn adalah zodiak yang paling setia. Karena itulah, saat galau zodiak ini akan merasa dunianya menjadi suram dan gelap gulita. Mereka akan memilih menyendiri, mengenang sang mantan dan selalu mempertanyakan mengapa si mantan bisa setega ini.
2. Gemini
Gemini memiliki pribadi yang sopan, banyak bicara, pandai bergaul, dan humoris. Kepribadiannya yang positif membuatnya menjadi pasangan idaman. Mereka juga dikenal memiliki kecerdasan dan intelektualitas yang tinggi.
Dalam hubungan percintaan, Gemini akan berikan seluruh cintanya pada pasangannya. Tetapi Gemini biasanya terlalu banyak berasumsi untuk suatu masalah sepele.
Akibatnya, masalah tersebut selalu dibesar-besarkan olehnya. Biasanya kegalauan mereka akan semakin bertambah ketika malam hari saat memikirkan berbagai ketidakpastian.
3. Virgo
Virgo memiliki banyak kegalauan dalam dirinya, mulai dari alam hingga ke percintaan. Mereka biasanya akan berusaha untuk tidak terlalu ambil pusing dengan masalah yang mereka hadapi, tetapi hal tersebut tetap tak bisa dihindari mereka akan tetap memikirkan kegalauannya tersebut.
Zodiak ini kalau sudah kecewa pasti akan galau dan sedih luar biasa. Walaupun begitu, Virgo tetaplah zodiak yang tenang. Mereka akan memilih mengurung diri di kamar sendirian dan menjadi ‘antisosial’ sampai kesedihannya hilang.