LEBAK - Gula aren asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadi oleh-oleh favorit para pemudik usai berlebaran di kampung halaman.
"Kami sejak sepekan terakhir ini kewalahan karena permintaan gula aren mencapai tujuh sampai delapan kuintal per hari, padahal hari biasa hanya tiga kuintal," ujar Yanto (45), seorang pedagang gula aren di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (4/7/2017).
Selama ini, gula aren produk unggulan daerah menjadi favorit dan diburu oleh para pemudik lebaran untuk dijadikan buah tangan.
Para pemudik setelah merayakan lebaran di kampung halaman, kembali ke daerah perantauan dengan membawa oleh-oleh gula aren. Gula aren dari Kabupaten Lebak dikenal terbaik di Tanah Air dengan memiliki rasa manis, beraroma, tahan lama juga organik.
A post shared by Maulana Yudhistira ☪️ (@lelakidapur) on Jul 3, 2017 at 11:42pm PDT
Selain itu juga sangat cocok untuk bahan pencampur pemanis aneka makanan dan minuman. Bahkan, gula aren Kabupaten Lebak sangat cocok bagi penderita diabetes melitus. Karena itu bagi para pemudik lebaran, gula aren menjadi oleh-oleh favorit untuk dibawa ke daerah asal. "Kami sudah mengetahui jika musim mudik lebaran dipastikan permintaan gula aren meningkat," katanya.