Tips Masak Mudah & Cepat ala Chef Aiko

Santi Andriani, Jurnalis
Senin 02 Februari 2015 10:13 WIB
Persiapkan bumbu-bumbu untuk memasak (Foto:Shutterstock)
Share :

TIDAK banyak yang memiliki kesempatan untuk memasak sendiri di rumah. Bermacam alasan, mulai dari tidak ada waktu, merepotkan atau karena tidak bisa memasak.

Alhasil, memasak seperti kegiatan yang dihindari. Padahal, asal mengerti bagaimana taktiknya, memasak hanya butuh waktu sebentar dan bisa sangat menyenangkan.

"Lama atau sebentarnya (memasak) sebenarnya itu tergantung dari kitanya sendiri. Kalau mau dibuat lama yang bisa lama, kalau mau dibuat sebentar ya bisa sebentar," kata Chef Aiko kepada OKEZONE beberapa waktu lalu.

Aiko berpendapat, seringkali memasak dianggap hal yang merepotkan dan membutuhkan waktu lama, karena tidak diterapkannya manajemen waktu yang baik. Dalam dunia keprofesionalan seorang chef, manajemen waktu adalah hal paling penting, selain dari bisa memasak itu sendiri.

"Masak jadi lama, lihat lagi gimana manajemen waktunya, apakah sudah terlaksana baik. Ini (manajemen waktu) yang sangat penting, dan ini menurut aku berlaku buat siapa aja yang mau masak," ujar dia.

Mengatur waktu sebaik-baiknya, lanjut perempuan bernama asli Sarwosri Isra ini, antara lain terkait, memastikan bahan-bahan sudah siap sebelum memasak, multitasking atau melakukan beberapa pekerjaan dan memanfaatkan kemudahan teknologi, khususnya dalam bidang kuliner.

Chef Aiko pun memberi tips agar memasak menjadi hal yang mudah sekaligus menyenangkan.

Pastikan semua bahan yang dibutuhkan ada

Sebelum memasak, misalnya pada pagi hari keesokannya, sebisa mungkin sudah mengecek apakah bahan-bahan yang dibutuhkan tersedia. Jangan sampai ketika sudah siap memasak, bahan-bahan kurang atau bahkan tidak ada. Ini akhirnya membuat tidak bersemangat lagi. Cek kembali apa saja bumbu-bumbu dapur yang sudah habis dan dibutuhkan.

Jika memang hanya sempat pergi ke tukang sayur pada pagi harinya, sebelum belanja, cek kembali apakah ada bahan atau bumbu yang kurang atau sudah habis. Membuat daftar belanja juga cara yang baik agar tidak ada yang ketinggalan untuk dibeli.

Mempersipkan bahan-bahan potong sejak malam hari

Jika sudah tahu akan membuat masakan apa pada pagi hari, sebaiknya pada malam hari sudah mulai untuk menyiapkan bahan-bahannya. Misalnya menyiangkan sayuran, memotong bawang, membuat bumbu-bumbu. Setelah selesai masukkan dalam lemari pendingin. Pagi hari tinggal mengolahnya, setelah dikeluarkan terlebih dahulu dari kulkas untuk menormalkan suhunya.

Multitasking

Chef Aiko mengaku sebal ketika memasak, kompor dibiarkan saja menganggur atau tidak dipakai. Dalam memasak harus juga memiliki ketrampilan melakukan dua pekerjaan sekaligus. Tapi dengan catatan, pilih pekerjaan yang tidak mengganggu pekerjaan lainnya.

"Kompor jangan dibiarkan nganggur, harus digunakan. Misalnya kalau kita butuh air mendidih, maka didihkan air. Sambil menunggu air mendidih, kita bisa mengulek bumbu-bumbu," ujarnya.

Atau mengulek juga bisa dibarengi dengan kegiatan menggoreng. Gunakan api sedang agar makanan yang digoreng bisa matang bersamaan dengan pekerjaan mengulek selesai.

Siapkan bumbu-bumbu per porsi

Jika ada waktu luang lebih banyak, tidak ada salahnya membuat bumbu-bumbu yang bisa tahan lama disimpan di kulkas. Misalnya bumbu kuning, bumbu merah atau bumbu putih. Takar dan simpan bumbu-bumbu per porsi, sehingga ketika membutuhkan, tinggal ambil dan cairkan bumbu yang hanya kita butuhkan untuk memasak hari itu.

"Aku biasanya simpan di plastik kemasan yang ada penutupnya per porsi, jadi nanti ketika dibutuhkan aku tinggal cairkan yang aku butuhkan. Tidak semua bumbu dicairkan trus nanti dimasukin lagi ke frezer," ujar Chef Aiko.

Manfaatkan teknologi untuk kemudahan memasak

Meski suka mengulek, Chef Aiko tidak anti blender. Aiko menggunakan blender untuk menghaluskan bumbu-bumbu dapur yang keras, yang sulit atau butuh waktu lama jika diulek. Misalnya seperti kapulaga, buah pala, kayu manis dan cabai kering.

"Untuk keadaan darurat dan bahan-bahan yang keras aku memanfaatkan blender, karena ini tentu mempermudah pekerjaan ku. Tapi kalau untuk sekedar sambal atau bumbu-bumbu ungkep yang sederhana aku sangat anti blender," ujarnya.

Juga untuk mendapatkan santan, Chef Aiko biasanya akan memesan warung kelapa langganannya untuk sekaligus memarutkan kelapa dengan mesin. Begitu juga ketika hendak membuat bawang goreng sebagai stok, Chef Aiko akan membeli bawang yang sudah diiris-iris dan tinggal digoreng di rumah.

"Manfaatkan kemudahan-kemudahan untuk membantu kita memasak dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Sehingga urusan dapur tidak menganggu urusan yang lain," pungkasnya.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya