Vitamin C dalam mangga dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen. Protein ini membantu menjaga kekencangan kulit sekaligus mendukung proses penyembuhan luka. Selain mangga, vitamin C juga bisa diperoleh dari buah jeruk, jambu biji, kiwi, dan stroberi.
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa dalam mangga mendukung perlindungan kulit dari kerusakan akibat paparan lingkungan. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan seberapa besar manfaat tersebut pada manusia.
Penting diingat, mengonsumsi mangga tidak dapat menggantikan penggunaan tabir surya. Untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan aplikasikan ulang sesuai petunjuk pemakaian.
Selain vitamin C dan E, mangga juga mengandung vitamin A dan berbagai senyawa tumbuhan yang mendukung kesehatan tubuh. Vitamin A berperan dalam pemeliharaan jaringan, termasuk kulit. Sementara itu, pola makan yang kaya buah dan sayuran dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga fungsi kulit.
Jadi, mangga bisa menjadi bagian dari pola makan sehat yang mampu menyehatkan kulit berkat kandungan vitamin dan antioksidannya. Namun, hasil perawatan kulit tak hanya bergantung pada satu jenis buah, melainkan juga pada pola makan seimbang, perlindungan dari sinar matahari, tidur yang cukup, dan rutinitas perawatan kulit yang tepat.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.