Sementara itu, principal perfumer DSM-Firmenich, Nicole Mancini, menyebut aroma buah juga bisa dipadukan dengan kelapa creamy atau aroma kayu yang lembut. Perpaduan tersebut membuat wangi tetap segar tanpa terasa terlalu menyengat.
Aroma floral juga bisa menjadi alternatif untuk menghadirkan kesan segar di tengah cuaca panas. Kali ini, bunga berwarna kuning seperti ylang-ylang, plumeria, mimosa, osmanthus, freesia, dan marigold mulai banyak digunakan dalam parfum. Berbeda dari aroma bunga putih, yellow florals memberikan karakter yang lebih cerah, manis, dan tropis.
Citrus menjadi salah satu aroma yang identik dengan kesegaran. Aroma seperti lemon dan grapefruit juga banyak dipadukan dengan buah seperti stroberi dan pir.
Perpaduan tersebut membuat aroma parfum terasa lebih natural dan vibrant. Unsur herbal seperti mint dan basil juga dapat ditambahkan untuk memberikan sensasi yang lebih fresh.
Jadi, yang mana pilihanmu, Okezoners? Suka dengan wangi buah tropis, floral, atau citrus yang segar?
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.