JAKARTA - Kegagalan mempertahankan janin calon anak keduanya membuat presenter Sinyorita Esperanza mengambil keputusan besar dalam hidup. Dirinya menegaskan tidak akan lagi menjalani program kehamilan medis maupun bayi tabung di masa mendatang.
Faktor usia serta potensi risiko kehamilan (high risk) menjadi pertimbangan utama bagi Sinyorita dan sang suami untuk menyudahi ikhtiar medis tersebut.
"Satu dan lain hal memang kita enggak mau program lagi karena kan sebenarnya juga udah usia ya. Untuk kehamilan ini juga sebenarnya high risk lah pastinya," kata Sinyorita di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Wanita berusia 44 tahun ini mengaku telah melewati fase emosional yang berat pascakeguguran, termasuk sempat menyalahkan diri sendiri hingga berteriak meluapkan rasa kecewa.
"Iya pasti, self-blame. Terus aku suka bilang, 'Ini kok Allah marah sama aku ya? Kok aku lagi baru disenengin, tiba-tiba dikasih sedih?' Dua hari itu kerjaannya nangis terus," kata Sinyorita.