Teh juga mengandung katekin, salah satu jenis polifenol yang diduga dapat mendukung proses pembentukan dan pemeliharaan tulang.
Bukan berarti kopi buruk untuk tulang. Dalam jumlah sedang, sekitar dua sampai tiga cangkir sehari, konsumsi kopi tak ditemukan berkaitan dengan manfaat ataupun kerugian terhadap kesehatan tulang dalam penelitian tersebut.
Namun, konsumsi kopi dalam jumlah sangat tinggi perlu diperhatikan. Perempuan yang minum lebih dari lima cangkir kopi per hari dalam penelitian tersebut memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah.
Kopi memang juga mengandung polifenol, seperti asam klorogenat. Namun, kandungan kafeinnya lebih tinggi dibandingkan teh. Kafein dalam jumlah tinggi dapat sedikit mengganggu penyerapan kalsium. Efeknya disebut relatif kecil, terutama jika kebutuhan kalsium seseorang sudah tercukupi.
Jadi, bukan berarti minum kopi sesekali langsung membuat tulang menjadi rapuh. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah konsumsinya secara keseluruhan.
Meski teh terlihat memiliki sedikit keunggulan dalam penelitian tersebut, para ahli mengingatkan bahwa jenis minuman bukan faktor utama dalam menjaga kesehatan tulang.