Kembali ke lapangan pun bukan perkara mudah. Zverev harus membangun kembali kekuatan fisik, pergerakan, hingga rasa percaya dirinya. Namun, cedera tersebut tidak menghentikan kariernya.
Setelah melewati berbagai rintangan, Zverev akhirnya mendapatkan momen yang sudah lama dinantikannya pada 2026.
Pada Juni 2026, ia memenangkan French Open setelah mengalahkan Flavio Cobolli di final. Gelar tersebut menjadi Grand Slam pertama dalam kariernya setelah sebelumnya tiga kali gagal di final turnamen mayor.
Tak berhenti di Paris, Zverev kemudian melanjutkan penampilan impresifnya di US Open. Pada 13 September 2026, ia mengalahkan petenis Amerika Serikat Ben Shelton dalam empat set dengan skor 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2 di Arthur Ashe Stadium.
Kemenangan itu membuat Zverev meraih gelar Grand Slam keduanya pada tahun yang sama. Ia juga menjadi petenis putra Jerman pertama yang menjuarai US Open sejak Boris Becker pada 1989.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.