HYROX China menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan setelah insiden berlangsung. Melalui pernyataan di Weibo pada 12 September, penyelenggara menyebut area serta bagian lintasan yang terdampak segera ditutup dan diisolasi, demikian dilansir dari Asia One.
Proses desinfeksi dilakukan secara menyeluruh, sementara kegiatan pembersihan tetap berlangsung hingga perlombaan pada hari tersebut berakhir.
Tidak hanya lintasan, peralatan yang terdampak juga dikeluarkan dari area pertandingan. Limbah dari proses pembersihan kemudian ditangani dan dibuang sesuai dengan ketentuan pengelolaan limbah yang berlaku di wilayah setempat.
Setelah seluruh rangkaian lomba hari itu selesai, karpet yang digunakan di area terdampak dijadwalkan untuk diganti. Penyelenggara juga akan melakukan pembersihan serta desinfeksi menyeluruh terhadap lokasi pertandingan.
HYROX China turut meminta para atlet yang masih bertanding agar tetap tenang dan fokus menyelesaikan kompetisi.
Kejadian tersebut mendapat perhatian luas di media sosial. Sebagian warganet memberikan apresiasi terhadap Wietrzyk karena tetap berusaha menyelesaikan pertandingan meski berada dalam kondisi yang sulit.