Kekhawatiran bahwa serangan serupa akan terjadi lagi juga dapat membuat seseorang semakin sulit kembali terlelap.
Sebuah penelitian yang dikutip dalam sumber menyebutkan bahwa hingga 71 persen orang yang mengalami serangan panik pada siang hari pernah mengalami setidaknya satu serangan panik pada malam hari.
Kesulitan tidur yang terus berulang sebaiknya tidak diabaikan, terlebih jika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari atau disertai kecemasan yang sulit dikendalikan.
Langkah awal yang dapat dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan dapat membantu mencari penyebab gangguan tidur dan menentukan penanganan yang sesuai.
Jika diperlukan, dokter juga dapat merujuk pasien kepada tenaga profesional di bidang kesehatan mental maupun layanan khusus gangguan tidur. Dengan mengetahui penyebabnya secara tepat, masalah tidur dan kecemasan dapat ditangani secara lebih terarah.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.