Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riset: Kesepian Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |22:10 WIB
Riset: Kesepian Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Riset: Kesepian Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung (Foto: Freepik)
A
A
A

“Kendati demikian, dr. Adam meluruskan bahwa temuan ini bukan berarti rasa sepi secara langsung merusak pembuluh darah seketika. ‘Tentu ini bukan artinya kesepian pasti bikin serangan jantung’ ya,” tambah dr. Adam.

Menurutnya, peningkatan risiko kesehatan tersebut dapat berkaitan dengan berbagai dampak yang muncul ketika seseorang mengalami kesepian dan minim dukungan sosial. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental sekaligus mendorong seseorang menjalani pola hidup yang kurang sehat.

“Orang yang kesepian atau minim dukungan sosial cenderung lebih mudah jatuh ke pola hidup yang kurang sehat, misalnya aktivitas fisik berkurang, pola makan memburuk, merokok, minum alkohol, tidur terganggu,” pungkas dr. Adam.

Berbagai kebiasaan tersebut, ditambah stres emosional dan gangguan tidur, pada akhirnya dapat berdampak terhadap kesehatan tubuh. Karena itu, menjaga hubungan sosial dan memiliki dukungan dari orang-orang terdekat tidak hanya penting bagi kesehatan mental, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan secara keseluruhan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement