Namun, ia mengingatkan bahwa ketika tidur tambahan di akhir pekan menjadi berlebihan, tingkat ketidakteraturan tidur dan gangguan ritme sirkadian dapat meningkat, yang dapat menghilangkan manfaat tersebut.
Pada kongres tahunan European Society of Cardiology tahun 2024 di London, para peneliti mempresentasikan sebuah studi yang melibatkan lebih dari 90.000 individu.
Studi tersebut menemukan bahwa orang yang paling banyak tidur pengganti di akhir pekan memiliki risiko terkena penyakit jantung sekitar 20 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang paling sedikit.
Sejumlah besar penelitian medis modern mendukung adanya hubungan yang kuat antara tidur yang cukup dan kesehatan jantung yang lebih baik.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.