Konsumsi telur utuh dapat memberikan manfaat lebih besar terhadap sintesis protein otot setelah olahraga dibandingkan putih telur dengan jumlah protein yang sama. Telur juga dapat menjadi bagian dari pola makan untuk menjaga berat badan karena tinggi protein dan relatif rendah kalori.
Satu telur berukuran besar mengandung sekitar 72 kalori. Dalam sebuah penelitian, orang dengan berat badan berlebih atau obesitas yang mengonsumsi telur sebagai sarapan melaporkan rasa lapar dan keinginan makan yang lebih rendah.
Mereka juga mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari dibandingkan kelompok yang mengonsumsi sarapan tinggi karbohidrat. Protein dalam telur membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Telur juga termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan peningkatan gula darah secara cepat. Bagi yang ingin mengurangi asupan kalori tetapi tetap mendapatkan protein, putih telur dapat menjadi alternatif karena mengandung sekitar setengah kalori telur utuh dan tetap tinggi protein.
Selain waktu makan, cara mengolah dan menyajikan telur juga perlu diperhatikan. Untuk mengurangi risiko penyakit akibat makanan, telur sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin dan dimasak hingga matang.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.