Para peneliti kemudian mengamati perubahan tekanan darah sekaligus kondisi mikrobioma mulut para peserta.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kelompok orang dewasa yang lebih tua setelah mengonsumsi jus bit. Sementara itu, efek serupa tidak ditemukan pada kelompok peserta yang lebih muda.
Peneliti menduga manfaat tersebut berkaitan dengan perubahan komposisi bakteri di dalam mulut. Bakteri tertentu dapat membantu mengubah nitrat yang berasal dari makanan menjadi oksida nitrat.
Ahli jantung Padma Shenoy menjelaskan, oksida nitrat memiliki peran dalam membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga aliran darah dapat berlangsung dengan lebih baik.
Ahli gizi Elizabeth Adrian juga menjelaskan bahwa konsumsi jus bit dalam penelitian berkaitan dengan perubahan sejumlah bakteri di dalam mulut. Beberapa jenis bakteri yang lebih mampu mengolah nitrat mengalami peningkatan.