
Menurut dr. Adit, kondisi itu nantinya bisa menyebabkan rasa nyeri yang semakin hebat khususnya saat ibu jari digerakan. Akhirnya, ibu jari bisa menjadi kaku dan mengalami penurunan kekuatan genggaman akibat cara penanganan yang tidak tepat.
“Dan pada kasus yang sudah berat atau kronis, pengobatan konservatif itu sering kali kadang-kadang enggak lagi efektif. Sehingga pasien ini dapat memerlukan tindakan operasi kecil,” tutur dr. Aditya.
Maka dari itu, dr. Aditya mengimbau masyarakat tidak menunda diri untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan. Selain itu, penting berkonsultasi dengan dokter soal nyeri yang amat sangat di pergelangan tangan.
“Jadi kalau misalnya nyeri pergelangan tangan ini berlangsung lebih dari misalnya beberapa hari, bahkan minggu, dan bulan, terus semakin berat, jari enggak bisa digerakin, mulai ganggu aktivitas, jangan pernah ditunda,” imbau dia.
“Dan enggak usah malas buat ke dokter. Ini buat dapetin diagnosis dan penanganan yang tentunya tepat, sebelum kerusakannya jadi permanen. Karena semakin cepat ditangani, itu semakin besar peluang sembuh tanpa operasi,” pungkas dr. Aditya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.