Ketiga adalah area bagian bawah. Sensasi nyeri di titik kanan bawah menjadi salah satu indikasi yang paling umum dikenal masyarakat, yaitu peradangan usus buntu (appendicitis). Pola rasa sakitnya terbilang sangat khas. Sedangkan untuk area tengah bawah, keluhan yang muncul biasanya berkaitan erat dengan sistem ekskresi atau organ reproduksi.
“Kemudian jika kita geser ke bawah, kanan bawah, ini yang klasik banget, usus buntu. Awalnya sakit di sekitar pusar, terus pindah ke kanan bawah, ditambah mual dan demam. Kemudian tengah bawah, sering terkait dengan kasus infeksi saluran kemih. Pada laki-laki, bisa juga radang prostat,” ujar dr. Decsa.
Terakhir, lanjutnya, untuk titik kiri bawah penyebabnya cenderung lebih terikat pada pola pencernaan harian dan kelancaran buang air besar atau sembelit. Meski demikian, dr. Decsa mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan diagnosis mandiri. Pemetaan ini bertujuan sebagai edukasi agar pasien bisa menjelaskan gejalanya dengan lebih runtut saat berkonsultasi, bukan untuk mengobati diri sendiri.
“Tapi ingat, ini cuma pola, bukan diagnosis pasti. Kalau nyerinya berat, makin parah, jangan tebak-tebak, langsung ke IGD,” ucapnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.