Asupan tinggi omega-3 dari pola makan dan ikan juga terbukti menurunkan risiko hipertensi pada orang dewasa muda (mulai usia 18 tahun) yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau diabetes.
Bayam adalah contoh sayuran hijau yang bagus untuk menurunkan tekanan darah. Sayuran ini kaya nutrisi seperti kalium dan magnesium yang mendukung tekanan darah tetap optimal.
Studi tahun 2022 menunjukkan bahwa pada wanita dengan kadar natrium tinggi, setiap tambahan 1 gram kalium harian berkaitan dengan penurunan SBP sebesar 2,4 mm Hg. Bayam punya tinggi senyawa tanaman bernama nitrat yang dapat menurunkan tekanan darah, plus dikemas dengan antioksidan, kalium, kalsium, serta magnesium untuk kesehatan jantung.
Kacang dan biji-bijian memberi dampak positif pada tekanan darah. Pilihan yang tepat untuk pola makan seimbang penurun tekanan darah meliputi biji labu, biji rami (flaxseed), biji chia, pistacio, kacang kenari (walnut), dan almond.
Makanan ini merupakan sumber nutrisi padat yang penting untuk mengontrol tekanan darah, termasuk serat dan arginin. Arginin adalah asam amino yang dibutuhkan untuk menghasilkan asam nitrat (nitrit oksida), senyawa penting untuk merelaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
Meski beberapa riset menunjukkan hubungan positif antara konsumsi kacang/biji-bijian dengan tekanan darah rendah, bukti dalam penelitian klinis masih beragam. Para ilmuwan menduga hal ini terjadi karena durasi penelitian klinis yang terlalu singkat.
Wortel yang renyah, manis, dan bergizi merupakan sayuran wajib dalam menu harian. Wortel tinggi senyawa tanaman yang terlibat dalam berbagai proses kesehatan, termasuk mengontrol tekanan darah. Studi tahun 2023 menemukan bahwa risiko hipertensi turun 10 persen untuk setiap konsumsi sekitar 100 gram wortel (sekitar 1 cangkir wortel parut mentah) per hari.