Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Fun International Rachmat Sutiono mengatakan penyelenggaraan Fun Asia Expo bertujuan memperluas pasar industri rekreasi nasional, bukan sekadar mempertemukan pelaku usaha.
Ia menjelaskan pameran tersebut pertama kali digelar pada 1997, ketika industri rekreasi di Indonesia masih relatif kecil.
"Sejak awal tujuan kami bukan saling berebut pasar yang kecil, tetapi memperbesar industrinya sehingga seluruh pelaku usaha memiliki peluang yang lebih luas untuk berkembang," ujar Rachmat.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar karena permintaan wisata domestik terus meningkat dan masyarakat mulai menjadikan rekreasi sebagai bagian dari kebutuhan hidup.
"Pasar terbesar justru berasal dari wisatawan nusantara. Karena itu kami optimistis industri rekreasi akan terus berkembang," katanya.
Rachmat juga berharap semakin banyak pelaku industri dalam negeri mampu memproduksi kebutuhan taman rekreasi sehingga ketergantungan terhadap produk impor dapat dikurangi.