JAKARTA - Wisata stand up paddle board (SUP) di Indonesia semakin diminati seiring berkembangnya aktivitas wisata yang memadukan olahraga dan eksplorasi alam. Olahraga air ini dapat dilakukan di laut, sungai, maupun danau dengan kondisi perairan yang relatif tenang.
Stand up paddle board dilakukan dengan berdiri atau berlutut di atas papan berukuran cukup besar sambil menggunakan dayung untuk bergerak di atas permukaan air. Selain menjadi aktivitas fisik, paddle board juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan dari sudut yang berbeda.
Indonesia yang memiliki banyak wilayah pesisir, sungai, dan kepulauan menawarkan beragam pilihan lokasi untuk mencoba aktivitas tersebut. Beberapa destinasi bahkan memungkinkan wisatawan menikmati panorama mangrove, tebing, terumbu karang, hingga gugusan pulau.
1. Kepulauan Seribu, Jakarta
Kepulauan Seribu menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan dari Jakarta yang ingin mencoba olahraga air tanpa harus bepergian terlalu jauh dari ibu kota.
Pulau Pari, Pulau Tidung, dan Pulau Pantara dikenal memiliki kawasan perairan yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas wisata bahari. Kondisi laut yang relatif tenang pada waktu tertentu membuat kawasan tersebut menarik untuk kegiatan seperti paddle board.
Wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan arus sebelum melakukan aktivitas di laut.
2. Muara Sungai Opak, Baros, Bantul, Yogyakarta
Bagi wisatawan yang ingin mencoba paddle board di perairan sungai, kawasan Muara Sungai Opak di Baros, Bantul, dapat menjadi salah satu pilihan.
Aktivitas di kawasan ini menawarkan pengalaman menyusuri perairan dengan latar kawasan mangrove. Waktu kegiatan umumnya dilakukan pada pagi hari, sekitar pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, sehingga wisatawan dapat menikmati suasana pagi dan matahari terbit.
Kondisi sungai juga perlu diperhatikan karena arus dan debit air dapat berubah mengikuti cuaca.
3. Sanur dan Nusa Lembongan, Bali
Bali menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang menawarkan berbagai aktivitas olahraga air, termasuk stand up paddle board.
Kawasan Sanur dikenal memiliki perairan yang relatif tenang pada kondisi tertentu. Sementara itu, Nusa Lembongan menawarkan pengalaman mendayung dengan pemandangan laut dan kawasan pesisir.
Selain menikmati panorama, wisatawan dapat menemukan berbagai aktivitas wisata air yang berkembang di kawasan tersebut. Namun, kondisi gelombang, arus, dan cuaca tetap menjadi faktor penting sebelum melakukan paddle board.
4. Sungai Cokel, Pacitan, Jawa Timur
Sungai Cokel di Pacitan menawarkan pengalaman paddle board dengan karakter yang berbeda dari wisata bahari.
Wisatawan dapat menyusuri sungai yang dikelilingi pepohonan hijau dan tebing karst. Air sungai yang jernih serta lanskap alami membuat perjalanan menggunakan papan dayung menjadi salah satu cara untuk menikmati kawasan tersebut.
Karena dilakukan di sungai, wisatawan perlu memperhatikan arus air serta mengikuti arahan pengelola atau instruktur setempat.
5. Raja Ampat, Papua Barat Daya
Raja Ampat dikenal dengan gugusan pulau, perairan tropis, dan kekayaan ekosistem lautnya. Kawasan ini juga dapat menjadi lokasi untuk menikmati aktivitas paddle board ketika kondisi perairan memungkinkan.
Mendayung di perairan Raja Ampat memberikan pengalaman menikmati lanskap pulau-pulau kecil dari permukaan laut. Wisatawan juga dapat melihat kejernihan air serta pemandangan pesisir yang menjadi karakter kawasan tersebut.
Namun, aktivitas di kawasan konservasi perlu dilakukan dengan memperhatikan aturan setempat dan menjaga ekosistem laut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.