“Akibatnya muncul rasa panas di dada, begah, mual, hingga rasa asam di mulut. Ini bisa terjadi karena lambung yang sedang terinfeksi, makanan pedas dan asam yang mengiritasi,” kata dr. Gia.
Apalagi, jika ditambah dengan beban pikiran yang menumpuk hingga menyebabkan stres atau rasa khawatir berlebih. Kondisi tersebut bisa memperparah iritasi pada lambung. Sebab, organ tubuh akan memberikan respons dari apa yang sedang kita pikirkan.
“Serta pikiran yang terus dipenuhi kekhawatiran. Sebab organ tubuh kita ikut menanggung apa yang terus kita pikirkan,” tuturnya.
Maka dari itu, dr. Gia mengajak masyarakat agar menjaga konsumsi makanan sehari-hari guna mencegah iritasi infeksi pada lambung. Selain itu ia juga menyarankan agar masyarakat menenangkan pikiran guna memberikan kesempatan kepada lambung untuk pulih usai terinfeksi akibat asupan makanan pedas dan asam yang dikonsumsi.
“Jaga makananmu, tenangkan pikiranmu, beri lambungmu kesempatan untuk pulih,” ucap dr. Gia.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.