Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dada Terasa Panas saat Gerd Kambuh, Ternyata Ini Penyebabnya! 

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |07:00 WIB
Dada Terasa Panas saat Gerd Kambuh, Ternyata Ini Penyebabnya! 
Ilustrasi gerd. (Foto: dok Magnific/KamranAydinov)
A
A
A

JAKARTA - Gerd dan asam lambung merupakan penyakit yang sudah lumrah didengar dan diketahui oleh semua orang. Bukan hanya orang tua namun juga anak-anak muda, mengingat penderita asam lambung saat ini tidak pandang usia.

Bagi penderitanya, rasa panas di dada, mual, begah bahkan rasa asam di mulut sudah menjadi hal biasa saat penyakit tersebut kambuh. Namun pernahkah kamu bertanya kenapa berbagai kondisi di atas terjadi saat gerd atau asam lambung kambuh? 

Dokter sekaligus influencer kesehatan Gia Pratama dalam unggahan video di akun Instagramnya mengatakan, rasa panas, mual dan asam itu dirasakan akibat asam lambung naik ke bagian esofagus atau kerongkongan yang merupakan jalur masuknya makanan dari mulut menuju lambung.

“GERD terjadi ketika isi lambung naik ke kerongkongan karena katup lambung melemah atau terbuka pada waktu yang salah,” kata dr. Gia, dikutip Kamis (30/7/2026). 

Alasan di balik rasa panas di dada dan mual itu akibat asam yang naik ke esofagus, di mana esofagus sendiri berada tepat di bagian belakang jantung. Efeknya, rasa panas akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan juga akan terasa kepada beberapa organ di bagian dada. Itulah mengapa saat asam lambung atau gerd kambuh dada penderitanya sering merasa panas. 

“Esofagus memang terletak di belakang jantung kita sehingga ketika asam lambung naik ke esofagus rasanya seperti heartburn,” ucapnya.

Dari rasa panas tersebut kemudian muncul rasa mual, begah dan rasa asam di mulut. Hal tersebut karena lambung terinfeksi oleh makanan pedas, asam yang mengiritasi. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement