JAKARTA – Flu umumnya akan membaik dengan istirahat yang cukup, asupan cairan yang memadai, serta perawatan mandiri di rumah. Selain pengobatan utama, sebagian orang memanfaatkan minyak esensial sebagai terapi pendamping untuk membantu meredakan gejala seperti hidung tersumbat, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman saat bernapas. Namun, penggunaan minyak esensial tidak dapat menggantikan pengobatan medis maupun obat flu yang direkomendasikan.
Melansir Healthline, minyak esensial paling sering digunakan melalui metode inhalasi atau dioleskan ke kulit setelah diencerkan dengan minyak pembawa.
1. Dihirup secara langsung
Cara paling sederhana adalah menghirup aroma minyak esensial langsung dari botol atau meneteskannya pada kapas maupun saputangan. Metode ini dapat membantu memberikan sensasi lega pada saluran pernapasan.
2. Menggunakan diffuser
Menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam diffuser dapat menyebarkan aroma ke seluruh ruangan sehingga udara terasa lebih segar dan membantu memberikan rasa nyaman saat sedang flu.
3. Inhalasi uap
Campurkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam semangkuk air hangat, lalu hirup uapnya secara perlahan. Cara ini banyak digunakan untuk membantu mengurangi rasa hidung tersumbat.