Lompat ke era modern, kebaya sempat dianggap kurang praktis untuk gaya hidup perempuan masa kini yang serba cepat. Untungnya, para perancang busana lokal kita sangat kreatif. Nama-nama besar seperti Anne Avantie, Biyan Wanaatmadja, hingga Didiet Maulana mulai memberikan napas baru pada kebaya.
Potongan kebaya dibuat lebih asimetris, bahan yang digunakan lebih beragam (mulai dari brokat, beludru, hingga organza), dan cara pemakaiannya pun didobrak. Kini, sangat lumrah melihat anak muda memadukan kebaya kutubaru atau kebaya encim dengan celana jin, rok lipit, atau bahkan sepatu kets! Kesannya santai, tidak kaku, namun identitas Indonesianya tetap melekat kuat.
Pesona kebaya ternyata tidak hanya berhenti di dalam negeri. Secara perlahan tapi pasti, kebaya mulai unjuk gigi di panggung internasional.
Beberapa pencapaian luar biasa kebaya di mata dunia, antara lain:
Perjalanan kebaya membuktikan satu hal penting: tradisi tidak selalu harus tertinggal di masa lalu. Dengan sentuhan kreativitas dan rasa bangga dari pemakainya, sebuah pakaian tradisional bisa beradaptasi, berevolusi, dan diterima oleh masyarakat global tanpa harus kehilangan jati dirinya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.