Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Percepat Akses Obat dan Vaksin, RI Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |13:10 WIB
Percepat Akses Obat dan Vaksin, RI Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara
Percepat Akses Obat dan Vaksin, RI Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam sistem regulasi kesehatan di kawasan Asia Tenggara. Melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Indonesia kini menjadi salah satu negara rujukan dalam upaya mempercepat akses masyarakat terhadap obat, vaksin, dan alat kesehatan yang aman, berkhasiat, serta bermutu.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui partisipasi aktif BPOM dalam forum Four Country Regulatory Roundtable (4CRR) yang digelar di National University of Singapore (NUS) pada 16–17 Juli 2026.

Pertemuan tersebut mempertemukan otoritas regulasi dari empat negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Fokus utama pembahasan adalah membangun kebijakan regulasi yang adaptif guna mempercepat akses terhadap produk kesehatan yang aman dan berkualitas, terutama setelah pandemi Covid-19.

Dalam forum tersebut, Kepala BPOM Taruna Ikrar memaparkan keberhasilan Indonesia dalam menerapkan mekanisme regulatory reliance. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi proses evaluasi obat tanpa mengurangi independensi regulator dalam mengambil keputusan.

"Indonesia telah mengimplementasikan mekanisme tersebut sejak 2011 dengan memanfaatkan hasil penilaian ilmiah dari otoritas regulator tepercaya, namun tetap melakukan evaluasi dan menetapkan keputusan akhir secara mandiri," kata Taruna dalam siaran persnya.

Penerapan jalur reliance (reliance pathway) terbukti mampu memangkas waktu proses registrasi obat dibandingkan jalur reguler. Dampaknya, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih cepat terhadap obat yang aman, berkhasiat, dan bermutu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement