Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Percepat Akses Obat dan Vaksin, RI Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |13:10 WIB
Percepat Akses Obat dan Vaksin, RI Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara
Percepat Akses Obat dan Vaksin, RI Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara (Foto: Okezone)
A
A
A

Keberhasilan tersebut didukung oleh kerangka regulasi yang kuat, penerapan Good Regulatory Practices (GRP) oleh regulator, kepatuhan industri terhadap Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), serta sistem pengawasan nasional yang telah selaras dengan standar internasional.

Selain itu, pengakuan internasional terhadap BPOM sebagai WHO-Listed Authority (WLA) semakin memperkuat posisi Indonesia dalam memperluas kerja sama melalui mekanisme reliance maupun joint assessment (penilaian bersama).

Dengan status tersebut, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk berperan sebagai reference authority, sekaligus memperkuat kolaborasi antarnegara di kawasan Asia Tenggara berdasarkan prinsip mutual trust atau saling percaya.

Dalam kesempatan itu, Taruna juga memaparkan pengalaman Indonesia dalam berbagai program penilaian bersama di tingkat internasional, termasuk keterlibatan dalam ASEAN Joint Assessment serta kolaborasi dengan World Health Organization (WHO) dan European Medicines Agency (EMA).

Menurutnya, harmonisasi regulasi dan mekanisme work sharing terbukti mampu mengurangi duplikasi proses penilaian, menghemat sumber daya regulator, serta mempercepat ketersediaan produk kesehatan inovatif bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transparansi proses ilmiah, pertukaran laporan penilaian, peningkatan kapasitas asesor, hingga pelaksanaan inspeksi bersama merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan antarotoritas regulasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement