Dari penelitian tersebut diketahui bahwa waktu optimal untuk mengonsumsi kopi adalah pada pagi hari, tepatnya antara pukul 04.00 hingga 11.00. Kelompok orang yang secara rutin meminum kopi pada rentang waktu ini mencatatkan tingkat kesehatan metabolik yang jauh lebih baik.
"Sindrom metabolik ini BAHAYA karena berhubungan dengan peningkatan risiko sakit jantung. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi di pagi hari (antara jam 4 - 11 pagi) ternyata berasosiasi dengan penurunan risiko terjadinya sindrom metabolik sebesar 20 persen lebih rendah," papar dr. Adam.
Ada tiga alasan ilmiah utama mengapa minum kopi di pagi hari mampu menekan risiko sindrom metabolik secara efektif. Pertama karena komponen dalam kopi yaitu polifenol dan chlorogenic acid (asam klorogenat) dapat mempengaruhi metabolisme glukosa dan menurunkan peradangan, dengan kemampuan yang lebih baik pada pagi hari.
Kedua, lanjut dr. Adam, karena konsumsi kopi di pagi hari tidak mengganggu irama sirkadian (jam internal tubuh), sehingga tidak berefek negatif pada metabolisme tubuh, melainkan justru melindungi. Ketiga, kebiasaan minum kopi di pagi hari menunjukkan pola hidup yang teratur dan berasosiasi dengan kondisi kesehatan keseluruhan yang lebih sehat.
"Kesimpulan, rutin minum kopi di pagi hari (antara jam 4 hingga 11 pagi), berasosiasi dengan penurunan risiko sindrom metabolik sebesar 20 persen,” pungkasnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.