Menurutnya, di era digital saat ini, masyarakat termasuk anak muda banyak disuguhkan oleh berbagai informasi secara masif melalui media sosial dan internet. Ia menilai, kemudahan akses ini juga berpotensi memperbesar peluang seseorang untuk "salah makan" atau mengonsumsi informasi yang keliru dan melemahkan psikologis mereka.
Dampak dari salah konsumsi informasi ini pun tidak main-main. Jika salah makan secara fisik menyebabkan gangguan pencernaan, maka salah mengkonsumsi informasi bisa berakibat pada kesehatan mental seseorang.
"Bisa enggak ada salah makan dalam arti data dan informasi? Bisa. Nah makanya ketika salah makan dalam hal mulut, terjadi namanya diare secara fisikalitas,” jelas Ade Rai.
“Nah kalau kita salah makan secara pikiran, data dan informasinya melemahkan, maka terjadi yang namanya diare secara mentalitas, atau yang dikenal dengan namanya mencret secara mental, yang hari ini dikenal yang namanya mental illness gitu," pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.