Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Pria Lebih Sering Menangis Karena Pertandingan Sepak Bola Dibanding Putus Cinta?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |07:04 WIB
Benarkah Pria Lebih Sering Menangis Karena Pertandingan Sepak Bola Dibanding Putus Cinta?
Benarkah Pria Lebih Sering Menangis Karena Pertandingan Sepak Bola Dibanding Putus Cinta? (Foto: Freepik)
A
A
A

Psikolog menjelaskan bahwa emosi dalam pertandingan sepak bola muncul secara spontan dan dirasakan secara kolektif. Ribuan suporter yang bersorak, suasana stadion yang penuh ketegangan, serta hasil pertandingan yang tidak dapat diprediksi menciptakan pengalaman emosional bersama.

Sebaliknya, emosi dalam hubungan romantis biasanya berkembang secara bertahap. Banyak pria juga cenderung menahan atau menyembunyikan perasaan mereka karena tekanan sosial yang menganggap ekspresi emosi sebagai tanda kelemahan.

Di stadion atau saat menyaksikan pertandingan bersama, mereka justru merasa lebih bebas mengekspresikan perasaan tanpa takut dihakimi. Lingkungan tersebut membuat luapan emosi menjadi sesuatu yang dianggap wajar.

Pengaruh Norma Sosial

Budaya juga memiliki peran besar dalam fenomena ini. Di banyak masyarakat, laki-laki sering didorong untuk tampil tegar ketika menghadapi masalah pribadi, termasuk urusan percintaan atau keluarga.

Namun, ketika air mata muncul karena sepak bola, respons yang diterima biasanya berbeda. Tangisan dianggap sebagai bukti loyalitas, semangat, dan kecintaan terhadap tim, bukan sebagai tanda rapuh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement