Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riset: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Alami Serangan Jantung dan Stroke

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2026 |19:01 WIB
Riset: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Alami Serangan Jantung dan Stroke
Penyakit jantung tidak hanya dipengaruhi oleh kadar kolesterol, tekanan darah, atau gula darah yang tinggi (Foto: Freepik)
A
A
A

Peradangan kronis pada pembuluh darah berperan dalam pembentukan plak aterosklerosis, yaitu penumpukan lemak yang dapat menyumbat aliran darah.

Selain meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, inflamasi juga berkaitan dengan perkembangan penyakit ginjal kronis. Bahkan, kedua kondisi tersebut dapat saling memperburuk sehingga membentuk siklus yang meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular.

Pada pasien gagal jantung, inflamasi juga ditemukan cukup tinggi, terutama pada mereka yang memiliki obesitas, gangguan ginjal, atau penyakit metabolik lainnya.

Penyakit Jantung Masih Jadi Penyebab Kematian Terbesar

Di Indonesia, penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 30 persen kematian di Tanah Air berkaitan dengan penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan penyakit jantung iskemik.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement