Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riset: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Alami Serangan Jantung dan Stroke

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2026 |19:01 WIB
Riset: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Alami Serangan Jantung dan Stroke
Penyakit jantung tidak hanya dipengaruhi oleh kadar kolesterol, tekanan darah, atau gula darah yang tinggi (Foto: Freepik)
A
A
A

Risiko Masih Tinggi Meski Sudah Diobati

Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pasien masih memiliki inflamasi pembuluh darah meski telah mendapatkan terapi untuk mengontrol kolesterol, tekanan darah, maupun gula darah sesuai pedoman medis.

Artinya, pengobatan standar memang penting untuk mengendalikan faktor risiko utama, tetapi belum sepenuhnya menghilangkan risiko yang berasal dari proses peradangan di dalam tubuh.

Para peneliti menilai kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa sebagian pasien masih mengalami serangan jantung atau stroke meskipun telah rutin menjalani pengobatan.

Mengapa Inflamasi Berbahaya?

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement