
Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang rutin bermain basket memiliki peningkatan usia harapan hidup hingga 2,7 tahun dibandingkan mereka yang tidak rutin beraktivitas fisik. Menurut dr. Adam, manfaat basket kemungkinan berasal dari kombinasi berbagai aspek yang dimiliki olahraga tersebut.
Basket bukan sekadar aktivitas kardio. Namun juga melibatkan koordinasi neuromuskular, interaksi sosial, hingga keterampilan kognitif yang berkontribus menambah usia harapan hidup.
“Nah basket ini gak hanya aktivitas kardio, tetapi juga melibatkan koordinasi neuromuskular, interaksi sosial, dan keterampilan kognitif, yang berpotensi memberikan kontribusi tambahan terhadap usia harapan hidup,” jelasnya.
Namun, ia menjelaskan bahwa temuan ini bukan berarti membuktikan secara langsung basket membuat seseorang panjang umur. Intinya, rutin berolahraga bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.